TAUHIDULLAH (Spirit Pendidikan Keluarga)


Dari manakah memulai mendidik dan mendampingi ananda?

Dari mindset spiritual tentang TAUHIDULLAH, dari Allah kita berasal, dipersatukan karena Allah, diberi amanah oleh Allah, berikhtiar karena Allah, dan kembali pada Allah.

Tauhidullah dipahamkan lewat konsep diri, sadar akan peran, anak tidak hidup hanya sekedar ikut arus , punya prinsip. Tau tujuan hidup dengan indikator mau jadi apapun anak boleh,  asal :

✅ Diridhoi Allah atau tidak

✅ Bermanfaat atau tidak untuk masyarakat

✅ Berdampak baik atau tidak untuk pribadi,

Ar-Rahman yaitu pengasih, orang tua memiliki kewajiban dalam  memenuhi kebutuhan anak
Ar-Rahiim memiliki arti penyayang contohnya membatasi anak mengajarkan untuk berjuang, berusaha, menunda keinginan dan pemuasan diri , dengan konsep batas waktu itu.

Allah menciptakan syurga dan neraka dengan alasan Allah menciptakan syurga sebagai bentuk kasih_Nya dan  neraka sebagai bentuk penyayang-Nya agar manusia tahu batasan dan mengendalikan diri  mana yang baik dan mana yang tidak baik. 

Anak diberikan batasan waktu agar tahu diri, agar punya tanggung jawab dan bisa berdiri diatas kaki sendiri, batas waktu tergantung kebijakan Orang tua, minimal mengikuti acuan tentang batas usia dewasa anak. 

Jadilah orang tua yang :
✅ Sidiq : Tegas , tahu batasan kewajiban dan kesenangan
✅ Amanah : Dipercaya dengan memberikan waktu untuk anak 
✅ Tabligh : Komunikasi dalam keluarga, orang tua harus sering berdialog atau ngobrol dengan anak. Tidak perlu ngobrol serius, boleh ngobrol santai. 
✅ Fatonah : Cerdas dalam berargumentasi, berdiskusi dengan anak  

Ingatlah bahwa orang tua  mengurus anak dalam rangka menyiapkan mereka untuk berpisah dengan orang tuanya.

 

1 thought on “TAUHIDULLAH (Spirit Pendidikan Keluarga)”

Leave a Reply

Your email address will not be published.