Hayat School Uncategorized Izinkan Iman Anak Kita Diuji oleh Realita Part 5

Izinkan Iman Anak Kita Diuji oleh Realita Part 5

Tentang Allah dan cinta-Nya padamu Tentang Allah SWT nak apa yang engkau pahami? Sebagai pencipta semesta alam, sebagai pemilik kerajaan langit dan bumi, sebagai penentu hidup dan mati

Ya itu benar nak tak terbantahkan, namun sepertinya ayah ibu lupa menghidupkan hatimu dengan cinta Illahi, ayah ibu sibuk menceritakan kemahabesaran Allah hingga Allah itu tampak tak terjangkau, seolah-olah Allah itu jauh, seolah-olah Allah itu tak tergapai, seperti juga ayah ibu sibuk memenuhi kebutuhan materi kita semua, namun tidak mengakrabkan diri denganmu, ayah ibu menyibukan diri dengan dunia, tapi sering khilaf menyediakan diri untuk mengisi hatimu

Padahal Allah itu begitu dekat, Allah itu hadir setiap saat, Allah itu maha mendengar, Allah maha melihat, entah mengapa ayah ibu menggambarkan seolah-olah Allah itu tidak berurusan dengan hal-hal sepeleItu mengapa cintamu pada Allah masih mengendap, ini karena ayah ibu belum seutuhnya mengoneksikan hatimu pada Allah maha pengasih, Allah maha penyayang, Allah sang maha pencintaAllah maha tahu kegelisahan kita, Allah maha memahami keresahan jiwa kita, Allah maha melihat setiap lintasan rasa dan nalar kitaJika engkau bergantung pada ayah ibu, cinta ayah ibu tak terbatas tapi suatu saat ayah ibu akan fana, jika engkau bergantung pada temanmu, mereka mungkin ada ketika engkau bersuka ria namun akan teruji ketika engkau dilanda derita.Pasanganmu, anak-anakmu, dan semua orang yang Allah hadirkan dalam hidup, mereka hadir dari tiada menjadi ada dan akan meniada kembaliHarta, jabatan, dan ketenaran tak anak selamanya menjamin diri kita, karena itu hanya saranaDiri kita nak, bisakah kita menghamba pada diri kita? Berat nak mengandalkan diri sendiri, sok kuat dan sok hebat itu berat nak, karena kekuatan itu bukan dari diri kita. Selamanya peran kita adalah menghamba, tapi kita tidak bisa menghamba pada makhluk yang fana, seperti juga nabi Ibrahim mencari Rabb-nya, karena langit, bumi, bulan, matahari yang perkasa ternyata tetap fanaDan nabi Ibrahim pun tunduk patuh pada semua yang menciptakan langit, bumi, bulan, matahari itu, “Aku hadapkan wajahku kepada (Allah) yang menciptakan langit dan bumi dengan penuh kepasrahan (mengikuti) agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang musyrik” (Al-An’am, 79)Nak jika engkau haus akan cinta, ayah ibu mencintaimu tanpa syarat, tapi cinta ayah ibu dibatasi oleh jasad yang akan hilang, tahukah engkau nak, ada yang lebih besar cintanya padamu lebih dari apapun, cintanya Allah SWT, Dialah yang maha mencintaimu tanpa batas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Relate Post

X